1. Seperti yang anda jelaskan pada video, dapat saya ambil sebuah pertanyaan yang bersumber pada buku yang saya temukan. Asam salisilat (aspirin) dapat mengalami esterifiksi membentuk suatu ester glukuronida, bagaimana reaksi yang dialami tersebut tolong dijelaskan?
Jadi dapat dilihat pada gambar dibawa yang anda tanyakan aspirin itu dimetabolis oleh tubuh sehingga membentuk asam salisilat dengan adanya hidrolisis dari air (H2O) sehingga ketika terhidroksilasi membentuk asam gentisat. Reaksi esterifikasi akan membentuk 2 ester glukuronida yang bentuknya merupakan pemisahan antara ikatan COOH dan OH pada asam salisilat seperti pada gambar.
Ya, dengan adanya ikatan yang reversible tentunya akan mempermudah proses pembentukan ester pada aspirin sehingga hasil dri esterifikasi dapat menutupi rasa tidak enak serta mempengaruhi kelarutan, bioavailabilitas dan penyerapan.
maksudnya ada beberapa rute sintetik termasuk esterifikasi Fischer dan alkoholisis asil klorida dengan anhidrida asam. Stegliche esterifikasi adalah cara lain dari esterifikasi yang melibatkan disikloheksilkarbodimida (DCC) sebagai reagen kopling menggunakan 4-dimethylaminopyridine (DMAP) sebagai katalis. Reaksi ini pertama kali dijelaskan oleh Wolfgang Steglich pada tahun 1978. Reaksi ini biasanya berlangsung pada suhu kamar dengan pelarut yang sesuai seperti diklorometana
https://m.youtube.com/watch?v=W68i4LFdY6I&t=36s obat yang mengandung hidrokarbon pada suatu obat salah satunya ada Aspirin, yang mana obat ini termasuk golongan antiinflamasi nonsteroid yang mana obat ini mampu meredakan nyeri, demam, dan juga peradangan Temukan saya Masitoh Khumairoh (068) pada menit ke 0:03 - 0.27
Kadar sari larut air digunakan untuk menentukan kemampuan dari bahan baku obat atau simplisia. Kadar sari larut etanol digunakan untuk bahan baku obat atau simplisia Temukan saya pada menit ke 0.46 : 1.13 https://m.youtube.com/watch?v=5xQcycGVjrg&t=5s Anggota : 1. Salsa Halifa Chair 018 2. Masitoh Khumairoh 068 3. Andhyta Nikita S 020
1. Seperti yang anda jelaskan pada video, dapat saya ambil sebuah pertanyaan yang bersumber pada buku yang saya temukan. Asam salisilat (aspirin) dapat mengalami esterifiksi membentuk suatu ester glukuronida, bagaimana reaksi yang dialami tersebut tolong dijelaskan?
BalasHapusJadi dapat dilihat pada gambar dibawa yang anda tanyakan aspirin itu dimetabolis oleh tubuh sehingga membentuk asam salisilat dengan adanya hidrolisis dari air (H2O) sehingga ketika terhidroksilasi membentuk asam gentisat. Reaksi esterifikasi akan membentuk 2 ester glukuronida yang bentuknya merupakan pemisahan antara ikatan COOH dan OH pada asam salisilat seperti pada gambar.
Hapus2. Esterifikasi itu bersifat reversible. Apakah dengan bersifat reversible esterifikasi, aspirin dapat digunakan sebagai obat?
BalasHapusYa, dengan adanya ikatan yang reversible tentunya akan mempermudah proses pembentukan ester pada aspirin sehingga hasil dri esterifikasi dapat menutupi rasa tidak enak serta mempengaruhi kelarutan, bioavailabilitas dan penyerapan.
Hapus3. Dari jurnal yang saya temukan esterifikasi dapat dicapai melalui banyak jalur yang berbeda apa maksudnya?
BalasHapusmaksudnya ada beberapa rute sintetik termasuk esterifikasi Fischer dan alkoholisis asil klorida dengan anhidrida asam. Stegliche esterifikasi adalah cara lain dari esterifikasi yang melibatkan disikloheksilkarbodimida (DCC) sebagai reagen kopling menggunakan 4-dimethylaminopyridine (DMAP) sebagai katalis. Reaksi ini pertama kali dijelaskan oleh Wolfgang Steglich pada tahun 1978. Reaksi ini biasanya berlangsung pada suhu kamar dengan pelarut yang sesuai seperti diklorometana
Hapus